Kontroversi Film Kiblat, Ini Kata Ustaz Derry Sulaiman

NitnotmediaUstaz Derry Sulaiman ikut mengomentari kontroversi film Kiblat yang tayang di bisokop tanah air. Menurut ustaz Derry jangan sampai film menjadikan orang malah jadi ketakutan untuk melaksanakan ibadah sholat karena seperti merasa dihantui ada hantu atau setan yang menakutkan saat sholat. Terutama pada saat melaksanakan sholat malam hari dan sendirian.

“Seluruh yang membuat filmnya harus istighfar yang banyak. Direvisi judulnya, kalau ada scene yang menyinggung umat Islam, dihilangkan,” kata Ustaz Derry Sulaiman belum lama ini.

Bca Juga :  Inara Rusli Buka Cadar, Ustaz Derry Sulaiman Beri Pesan Menohok

Lebih lanjut, ustad Derry Sulaiman meminta pihak rumah produksi untuk mengkonsultasikan filmnya dengan ulama atau pemuka agama sebelum ditayangkan.

“Sebelun filmnya dirilis, sebaiknya konsultasi sama ulama. Jangan sampai sudah digulirkan, heboh, baru ditarik dan minta maaf,” ujarnya.

sepertinya akan tetap ditayangnya di bioskop Tanah Air meski beberapa hari belakangan sempat mendapat kritikan keras gara-gara poster filmnya menampilkan orang sedang sholat namun malah jadi hantu dan dianggap melakukan desakralisasi pada ibadah sholat yang sangat sakral dalam agama Islam.

Bca Juga :  Tim Pengacara AG Temui Komnas Anak Persiapan Sidang

Sementara itu, kemungkinan besar film Kiblat akan tetap tayang setelah produser filmnya, Agung Saputra, menemui MUI dan berkonsultasinterkwit poster film. MUI pun tidak melarang film Kiblat tayang dengan catatan judul dan poster filmnya diganti. Selain itu, film Kiblat juga harus lolos sensor dari Lembaga Sensor Film (LSF).

Ustad Derry Sulaiman setuju judul film Kiblat dan poster filmnya memang harus diubah. Karena menurutnya, Kiblat sangat spesifik dimaknai sebagai arah umat Islam melaksanakan sholat menghadap ke ka’bah. Dia pun mengingatkan para pembuat film untuk tidak lagi menyenggol agama Islam.

Bca Juga :  Sebelum Umroh, Rizky Billar Ingin Belajar Agama Terlebih Dahulu

“Jangan nyenggol nyenggol hal-hal yang suci, sakral, bagi umat Islam. Kiblat kan tempat sujud umat Islam, jadi tidak boleh dijadikan guyonan seram-serama,” paparnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *