Bisnis  

Upaya Kelompok Crypto Beli Salinan Langka dari Konstitusi AS

iliustrasi Cryptocurency by google

nitnotmedia – Kelompok Crypto, ConstitutionDAO berupaya membeli salinan langka dari konstitusi Amerika Serikat (AS) dengan nilai $ 13 juta atau setara dengan £ 9,6 juta. Kelompok tersebut menginginkan penempatan konstitusi di tangan rakyat.

Dilansir dari Cnet, ConstitutionDAO merupakan organisasi yang dibuat khusus dalam mengumpulkan dana yang cukup untuk memenangkan lelang dokumen langka AS yang dikeluarkan pada tahun 1787.

Bca Juga :  Pemerintah India tidak Memiliki Proposal untuk Mengakui Bitcoin Sebagai Mata Uang

Juru lelang dokumen langka konstitusi AS itu, Sotheby’s memperkirakan nilai jualnya $ 20 juta dan dilelang pada hari Kamis (18/11/2021).

Dilansir dari BBC, Sotheby’s mengatakan sumber dana kelompok tersebut berasal dari eter, cryptocurrency yang berjalan di blockchain ethereum. Sejauh ini, ConstitutionDAO telah mengumpulkan lebih dari $ 13 juta.

Masih dari BBC, dokumen langka konstitusi AS tersebut diterangkan Sotheby’s terdiri dari 13 salinan yang tersisa. Dokumen langka tersebut dibuat tahun 1787 di Konvensi Konstitusi Philadelphia, Pennsylvania. Dari 13 salinan yang ada hanya satu yang akan dijual melalui lelang.

Bca Juga :  Stacey Mempersembahkan Local Brand Makeup and Skincare Dengan Harga Terjangkau Berkualitas

Sotheby’s menegaskan jika dokumen itu dimenangkan oleh kelompok ConstitutionDAO, maka salinan langka akan diumumkan di publik secara langsung. Kelompok tersebut merupakan persatuan dari banyak individu yang bertujuan sama.

Dalam situs kelompok Constitution DAO aturan operasi mereka dicatat di blockchain, sebuah teknologi dasar yang sama yang digunakan cryptocurrency seperti Bitcoin dan Ethereum.

Bca Juga :  Coba Peruntungan, Irish Bella dan Ammar Zoni Buka Sate Maranggi

Di situs mereka juga dijelaskan kepada para donatur yang bergabung, bisa membeli “kepemilikan dan pemerintahan fraksional. Anda akan memiliki bagian dari konstitusi berdasarkan seberapa banyak Anda berkontribusi”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *